Budidaya Kodok


1. SEJARAH SINGKAT
Budidaya kodok telah dilakukan di beberapa negara, baik negara beriklim panas maupun beriklim 4 musim. Tercatat negara-negara Eropa yang telah membudidayakan kodok antara lain : Prancis, Belanda, Belgia, Albania,
Rumania, Jerman Barat, Inggris, Denmark dan Yunani, Amerika Serikat dan Meksiko. Sedangkan di Asia, Cina, Bangladesh, Indonesia, Turki, India dan Hongkong yang telah membudidayakan kodok.

Sejarah kodok tidak diketahui asalnya, karena hampir ditemukan di manamana, karena kemampuannya untuk menyesuaikan diri terhadap lingkungan sekitarnya. Kodok yang banyak dibudidayakan di Indonesia (Rana catesbeiana ) berasal dari Taiwan, kendati kodok itu semula berasal dari Amerika Selatan.

2. SENTRA PETERNAKAN
Mulanya uji coba budidaya kodok dilakukan di Klaten (Balai bibit ikan), yang kemudian meluas ke Jawa tengah. Di Jawa Barat pembudidayaan kodok banyak ditemui di daerah pesisir Utara, disamping membudidayakan kodok masyarakat pesisir Utara juga menangkap dari alam. Kemudian di Sumatera Barat dan Bali juga merupakan sentra pembudidayaan kodok.
3. J E N I S
Kodok tergolong dalam ordo Anura, yaitu golongan amfibi tanpa ekor. Pada ordo Anura terdapat lebih dari 250 genus yang terdiri dari 2600 spesies.

Terdapat 4 jenis kodok asli Indonesia yang di konsumsi oleh masyarakat kita yaitu:

1)
Rana Macrodon (kodok hijau), yang berwarna hijau dan dihiasi totol-totol coklat kehijauan dan tumbuh mencapai 15 cm.
2)
Rana Cancrivora (kodok sawah ), hidup di sawah-sawah dan badannya dapat mencapai 10 cm, badan berbercak coklat dibadannya.
3)
Rana Limnocharis (kodok rawa), mempunyai daging yang rasanya paling enak, ukurannya hanya 8 cm.
4)
Rana Musholini (kodok batu/raksasa). Hanya terdapat di Sumatera, terutama Sumatera Barat. mencapai berat 1.5 kg. Dan panjang mencapai 22 cm.
4. MANFAAT
Daging kodok adalah sumber protein hewani yang tinggi kandungan gizinya. Limbah kodok yang tidak dipakai sebagai bahan makanan manusia dapat dipakai untuk ransum binatang ternak, seperti itik dan ayam. Kulit kodok yang telah terlepas dari badannya bisa diproses menjadi kerupuk kulit kodok. Kepala kodok yang sudah terpisah dapat diambil kelenjar hipofisanya dan dimanfaatkan untuk merangsang kodok dalam pembuahan buatan. Daging kodok dipercaya dapat menyembuhkan beberapa penyakit.
5. PERSYARATAN LOKASI
1)
Ketinggian lokasi yang ideal untuk budidaya kodok adalah 1600 dpl.
2)
Tanah tidak terlalu miring namun dan tidak terlalu datar, kemiringan ideal 1- 5%, artinya dalam jarak 100 m jarak kemiringan antara ujung-ujungnya 1-5 m.
3)
Air yang jernih atau sedikit tercampur lumpur tersedia sepanjang masa. Air yang jernih akan memperlancar proses penetasan telur.
4)
Kodok bisa hidup di air yang bersuhu 2–35 drajat C. Suhu saat penetasan telur ialah anata 24–27 derajat C, dengan kelembaban 60–65%.
5)
Air mengandung oksigen sekitar 5-6 ppm, atau minimum 3 ppm. Karbondioksida terlarut tidak lebih dari 25 ppm.
6)
Dekat dengan sumber air dan diusahakan air bisa masuk dan keluar dengan lancar dan bebas dari kekeringan dan kebanjiran.
6. PEDOMAN TEKNIS BUDIDAYA
6.1.
Penyiapan Sarana dan Peralatan

1)
Kolam
Dalam proses pembuatan kolam, tidak boleh hanya menggali atau menimbun saja melainkan harus menggabungkan keduanya sehingga akan mendapatkan bentuk dan konstruksi kolam yang ideal.

Untuk memasukkan air ke dalam kolam diperlukan saluran yang konstruksinya dibuat dari pasangan bata merah atau batako yang diperkuat dengan semen dan pasir. Bentuk dari saluran ini biasanya trapesium terbalik dan pada beberapa tempat pemasukan air ke kolam dibuat kobakan kecil untuk menjebak air agar mudah masuk kedalam kolam-kolam.

Kolam yang diperlukan antara lain: kolam perawatan kodok, kolam penampungan induk sebelum dikawinkan, kolam pemijahan, kolam penetasan, kolam perawatan kecebong, kolam pembesaran percil dan kolam pembesaran kodok remaja. Kebutuhan kolam ini masih ditambah dengan kolam pemeliharaan calon induk.

a.
Kolam Perawatan Kodok
Luasnya 15 meter persegi dengan ukuran 3 x 5 m, yang terdiri dari dinding tembok 0,40 m dan dinding kawat plastik setinggi 1 m, lantainya terbuat dari semen dan bata yang terdiri dari 2/3 bagian kolam terisi air setinggi 10-15 cm dan 1/3 bagian kering.
b.
Kolam Pemijahan.
Kolam dibuat dari semen dan diatasnya dinding kawat plastik. Kedalaman air di kolam ini sekitar 0,30–0,40 m dan ditengahnya dibuatkan daratan. Padat pemeliharaan 15 ekor setiap meter perseginya, dengan perbandingan tiga betina dan satu jantan. Supaya lebih nyaman, sebaiknya lantai daratan tengah tidak berlumpur, dan kolam ditanami enceng gondok. Sediakan makanan berupa ikan kecil, ketam dan bekicot Masa kawin ditandai dengan suara merdu. Tak lama kemudian, telur mereka mengambang di air kolam dan segera dipindahkan ke kolam penetasan.
c.
Kolam Penetasan
Kolam penetasan dibuat beberapa buah, dari tembok dengan air sedalam 30 cm dan air mengalir atau diberi aerasi yang luas. Luas kolam seluruhnya 10 m2 .
d.
Kolam Kecebong
Terdiri dari beberapa kolam yang masing-masing luasnya berkisar anta 5 m2–6 m2, dengan dasar lantai terbuat dari semen.
e.
Kolam Kodok Muda
Di kolam ini kodok yang dipelihara berumur kurang dari 2 bulan. Dibuat beberapa buah dengan masing-masing luasnya 15 m2, dengan dinding tembok dan kawat. Lantai miring dengan daerah air 1/3 bagian dengan kedalaman 15–35 Cm.
f.
Kolam Kodok Dewasa.
Pada kolam ini kodok sudah berusia antara 2–6 bulan. Kolam yang diperlukan terdiri dari 2, dengan masing masing luas kira–kira 20 m2 , dengan konstruksi dasar dan dinidng tembok dan kawat. Kedalaman air yang diperlukan antara 30–40 Cm.
2)
Mempersiapkan Kolam Produksi
Bila lantai dasar kolam terbuat dari tanah, dasar kolam diolah dan dicangkulcangkul dan ditebari pupuk sampai dianggap siap huni. Kolam dibiarkan dulu tidak terpakai selama sebulan. Selama itu kolam dimasukkan air, didiamkan dan dikeluarkan berulang-ulang. Persiapkan alat-alat untuk membuat hujan buatan, baik dari drum bekas maupun dengan menggunakan springkel karena untuk proses perkawinan kodok biasanya terjadi pada masa penghujan.

Sebaiknya kolam ditanami teratai, eceng gondok, genjer dan ganggang yang berfungsi untuk tempat biang kodok bercumbu rayu dan menempelkan telurnya serta meningkatkan kualitas air kolam dan mempertinggi kandungan oksigen.

6.2.
Pembibitan
Untuk pembudidayaan kodok yang banyak dicari adalah dari jenis kodok banteng Amerika (Bull frog), diamping rasanya enak juga beratnya bisa sampai 1,5 kg. Bisa juga jenis kodok batu dari Sumatera Barat yang sampai saat ini belum dibudidayakan secara optimal, karena masyarakat masih mengambilnya dari alam.

Adapun syarat ternak yang baik adalah bibit dipilih yang sehat dan matang kelamin. Sehat, tidak cacat, kaki tidak bengkok dan normal kedudukannya, serta gaya berenang seimbang. Pastikan kaki kodok tidak mengidap penyakit kaki merah ( red legs ).

1) Pemilihan Bibit Calon Induk
Pilihlah kodok yang sehat dan berukuran besar. Disamping itu perhatikan juga tanda-tanda kelamin sekundernya. Pisahkan induk berdasarkan jenis kelaminnya. Pemisahan dilakukan sekitar 1–2 hari dimaksudkan untuk lebih merangsang nafsu diantara mereka apabila saatnya mereka dipertemukan.

Untuk induk-induk yang hendak dikawinkan sebaiknya diberikan makanan cincangan daging bekicot yang masih segar dan makanan buatan lainnya.

2) Perawatan Bibit dan Calon Induk
Induk jantan dan betina berumur 4 bulan disuntik perangsang pertumbuhan Gonadotropin intramuskular dengan dosis 200-250 IU/ekor/bulan.
3)
Sistem Pemijahan
a.
Secara Alami
Induk jantan dan betina yang telah dipisah selama 1-2 hari disatukan di kolam pemijahan. Ikan liar dapat mengganggu hasil pemijahan. Perhatikan agar telur kodok tidak ikut terbuang air pembuangan. Di sore atau pagi hari pada saat suhu mulai menurun, barulah kita perlu membantu kelancaran proses pemijahan, yaitu dengan membuat hujan buatan.
b.
Sistem Hipofisasi
Cara mutakhir untuk memijahkan kodok adalah dengan cara sistem kawin suntik menggunakan ekstrak kelenjar hipofisa untuk merangsang kodok agar kawin sesuai waktu yang kita inginkan. Dengan sistem ini kita bisa mengintensifkan pembenihan, mengurangi kematian, merawat telur-telur
kodok yang telah dibuahi dalam tempat tersendiri, memberi jaminan bahwa telur-telur akan terbuahi oleh sperma seluruhnya dan tidak memerlukan hujan buatan.
Penyuntikan pada tubuh betina lazimnya pada punggung, rongga perut dan bagian kepala. cara penyuntikan pada rongga perut banyak dipilih.
4) Reproduksi dan Perkawinan
Kodok yang hendak disuntik ditampung pada akuarium yang diberi sedikit air dan ditutup dengan kawat kasa untuk memudahkan penangkapan. kodokkodok tersebut telah cukup umur dan dalam keadaan matang telur. Saat penyuntikan kodok dibalut dengan kain hapa agar tidak meronta.

Kodok yang telah disuntik kemudian dilepas dalam akuarium lain dan dipantau setiap jam. Setelah 12 jam, kodok tadi disuntik kembali agar mereka mampu bertelur seluruhnya. Setelah yang betina 2 kali disuntik dan menunjukkan akan bertelur, maka kita mempersiapkan testis dari induk jantan. Sperma dikeluarkan dari testis dengan cara memotongnya dengan jarum kecil yang tajam dan dimasukkan ke cawan petri yang sudah diisi dengan air kolam yang bersih. Setelah air dalam cawan menjadi keruh dan testis sudah kosong, maka cairan testis dibiarkan selama 10 menit dalam

6.3.
Pemeliharaan
Pemeliharaan dilakukan pada setiap tahap pertumbuhan kodok, Pertumbuhan dan kesehatan kodok terrgantung pada makanan dan kecocokan tempat tinggalnya. Kodok diberi makan 1 kali sehari, air di kolam diganti dan dibersihkan seminggu sekali.
1) Sanitasi dan Tindakan Preventif
Telur yang sudah dibuahi, dipindahkan pada kolam penetasan. Kolam dibersihkan dari hama dan kotoran sebelum digunakan. Telur harus dipisahkan dari induknya sehingga telur tidak terganggu proses penetasannya dan tidak dimakan oleh induknya. Memindahkan telur jangan sampai pecah sarangnya atau lendirnya. Telur-telur akan menetas setelah 48–72 jam pada suhu air 24–27 derajat C. Bila sudah menetas dipelihara pada kolam yang sama selama 10 hari.
2) Perawatan Ternak
Kodok muda yang telah mengalami metamorphose ditempatkan pada kolam permanen. Pemasukan dan pengeluaran air harus diberi penyaring untuk menghindari hama dan mencegah kodok lepas ke peraiaran umum. Padat penebaran 50-100 ekor/m2. Bila kita memelihara jenis kodok banteng yang tidak suka makanan yang tidak bergerak, makanan harus diletakkan dibawah aliran air/pancuran. Setelah berumur 3 bulan, kodok diseleksi berdasarkan kaki belakang, kulit dan ukuran badannya. Jumlah yang di seleksi 20% dari total dan dipindahkan ke kolam calon induk, sedangkan sisanya tetap dipelihara sampai masa panen pada umur 4-5 bulan.

Kodok dewasa (matang gonada) untuk bibit unggul, baik jantan maupun betina di suntik dengan kelenjar hiphopisa kodok sebanyak 1 dosis. Penyuntikan dilakukan 1 bulan sekali (bila memakai sistem hiphopisa) dan padat tanam sebanyak 20-25 ekor/m2.

3) Pemberian Pakan
Terdapat berbagai macam makanan yang dapat diberikan untuk kodok di kolam pembesaran persil maupun di kolam pembesaran kodok remaja. Makanan percil sampai kodok dewasa berupa cincangan daging bekicot,cincangan daging ikan, ulat, belatung, serangga, mie, bakso dan berbagai benih ikan serta ketam-ketaman kecil dan lainnya.
Dapat juga diberikan makanan buatan, dengan meramu makanan buatan kita bisa menyusun sesuai dengan tingkat umur kodok, yang terkadang sulit dilakukan apabila kita memberinya makanan yang langsung didapat dari alam. Dengan demikian maka problem yang sering dialami seperti ukuran makanan lebih besar dari lebar bukaan mulut kodok tidak perlu terjadi lagi.
7. HAMA DAN PENYAKIT
7.1.
Penyakit, Hama dan Penyebabnya
Penyakit kodok umumnya disebabkan oleh serangan jamur dan bakteri. Paha kaki berwarna merah, luka dan kulit melepuh adalah penyakit yang menyerang kodok yang berumur 1-2 bulan, menular dan menyerang sistem saraf, sehingga akan mati dalam beberapa jam.
7.2.
Pencegahan Serangan Penyakit dan Hama
Bakteri bisa menyerang kecebong, gejalanya ekor luka dan berwarna putih. Penanggulangannya dengan memisahkan kecebong yang terserang, kolam dibersihkan dengan PK, dosis 0,05 gram/ liter 15 hari sekali, jangan memberikan makanan yang kandungan proteinnya melebihi dosis 10–15% karena perut kodok akan menjadi kembung. Pengobatan dengan antibiotika streptomisin/tetrasiklin, obat luar dengan penggunaan betadine, atau direndam dalam NaCl 0,15 gram/liter air selama 30 menit, diulang sampai 4 kali.
7.3.
Pemberian Vaksinasi dan Obat
Pengobatan kaki merah dan bisul pada kodok, dengan memandikan kodok dalam larutan Nifurene 50–100 gram/m2 air, atau dengan suntikan teramisin 25 mg/kg, atau streptomycin 20 mg/kg berat kodok. Penyakit dubur keluar diobati dengan cara pisahkan dan istirahatkan 2–3 hari dan tidak diberi makan. Penyakit lainnya adalah dubur keluar (ambaien) pada percil (kodok muda). Untuk mengatasinya, populasi tidak boleh terlalu padat dan kolam harus bersih dan pemberian kadar kalori dalam makanan tidak boleh melebihi dosis 3400 cl/kg makanan.
8. P A N E N
8.1.
Hasil Utama
Hasil utama yang dihasilkan adalah dagingnya
8.2.
Hasil Tambahan
Sedangkan hasil tambahan yang dapat diperoleh adalah dengan mengolah limbah hasil pemotongan untuk dijadikan silase; dengan penambahan propionat dan asam formiat dengan jalan digiling bersama sama maka makanan untuk ternak ini tahan hingga 2 bulan pada suhu sedang. Hasil sampingan lainnya adalah dengan dijadikan tepung, dimana kandungan mineral dan proteinnya masih cukup tinggi untuk dijadikan bahan tambahan pakan ternak. Kodok yang tidak dijual/afkir dapat diambil hiphofisanya untuk proses pemijahan berikutnya.
8.3.
Penangkapan
Sebelum disiangi, biasanya kodok-kodok tersebut ditempatkan pada penampungan. Tempat penampungan kodok bisa berupa kotak kayu atau bak semen yang drainasenya lancar.
9. PASCA PANEN
Proses penanganan pasca panen juga sangatlah mudah. Untuk menjaga agar kodok tetap hidup dan segar, maka kita bisa menggunakan karung goni atau tas kain yang dibasahi. Pengangkutan paling aman dilakukan pada pagi hari atau sore hari. Apabila pengangkutan dilakukan untuk jarak jauh maka perlu dibuatkan kotak kayu yang didesain secara khusus, dan kapasitasnya disesuaikan dengan besarnya kotak kayu tersebut.
10. ANALISIS EKONOMI BUDIDAYA
10.1.
Analisis Usaha Budidaya
Gambaran analisis ekonomi usaha budidaya kodok lembu (rana catesbeiana), untuk memperkirakan keuntungan yang akan diperoleh dan untuk menghindari pos-pos yang tidak penting.

Adapun usaha pembenihan kodok skala kecil 200 M2 dengan anggapan sebagai berikut:

a.
Luas Tanah : 200 m2
b.
Luas Kolam : 125 m2
– kolam penyimpanan induk: 9 m2- kolam induk jantan: 3m2
– kolam induk betina: 3 m2
– kolam pemijahan/perkawinan: 9 m2
– kolam penetasan: 8 m2
– kolam kecebong: 21 m2
– kolam percil: 20 m2
– kolam kodok dewasa: 30 m2
– saluran air dan lainnya: 22 m2
c.
Jumlah Induk.
– induk betina: 6 ekor, jantan: 4 ekor
– induk yang dikawinkan: 3 betina 2 jantanr
– telur yang dihasilkan sebanyak + 30,000 butir/pemijahan.
d.
Lama pemeliharaan: 5 bulan
e.
Frekuensi pemijahan: 3 kali / setahun
f.
Jenis makanan yang diberikan : cacing, belatung, anak ikan, cincangan bekicot, tepung dengan kadar protein + 35 %.


Sedangkan perkiraan analisis usaha ekonomi budidaya kodok sebagai berikut:

1)
Modal investasi


a.
pembangunan kolam/kandang 125 m2
Rp. 2.500.000,-

b.
alat-alat dan induk
Rp. 500.000,-




2)
Modal kerja ( operasional )


a.
Biaya tetap
– penyusutan bangunan ( 8 % )
Rp. 200.000,-


- penyusutan peralatan ( 20 %)
Rp. 100.000,-


- bunga modal ( 18 %)
Rp. 540.000,-


- upah ( 1 orang setahun )
Rp. 360.000,-

b.
Biaya variabel
– pakan kodok 4.500 kg @ Rp. 250,-
Rp. 1.125.000,-


- pakan kecebong 200 kg 2 Rp. 400,-
Rp. 80.000,-


- perbaikan kandang ( 5% )
Rp. 150.000,-


- sewa tanah
Rp. 35.000,-


- administrasi dan pemasaran
Rp. 200.000,-


- lain-lain
Rp. 292.500,-

Jumlah modal yang dibutuhkan
Rp. 6.082.500,-




3)
Penjualan


a.
Produksi percil 45.000 ekor * @ Rp. 100
Rp. 4.500.000,-

b.
Produksi kodok niaga** 2 x 1.500 @ Rp. 300
Rp. 900.000,-

Jumlah pemasukan
Rp. 5.400.000,-




4)
Biaya Operasional


a.
Biaya tetap
Rp. 1.200.000,-

b.
Biaya variabel
Rp. 1.882.500,-

Jumlah biaya operasional
Rp. 3.082.500,-




5)
Pendapatan bersih sebelum pajak
Rp. 2.317.500,-
6) Pajak 15 % Rp. 347.625,-




7)
Pendapatan bersih
Rp. 1.969.875,-




8)
P V
= 0,61




9)
Break event point ( B.E.P )
Rp. 1.843.317,90




10)
BC
= 1,75




11)
Waktu pengembalian kredit ( PPC )
= 1.5 tahun
10.2.
Gambaran Peluang Agribisnis
Kodok merupakan komoditi ekspor nonmigas yang cukup potensial. Sejak tahun 1969 Indonesia telah mengeskpor paha kodok ke berbagai negar. Bahkan Indonesia sebagai negara pengekspor paha kodok terbesar ketiga setelah India dan Bangladesh. Kini semakin langkanya kodok di alam akibat pemburuan besar-besaran sehingga semakin berkurangnya persediaan akan daging kodok. Hal ini menuntut diadakannya budidaya kodok secara intensif untuk menghasilkan daging kodok yang masih menjadi budidaya ekspor yang dapat memberikan keuntungan.
11. DAFTAR PUSTAKA
1) Susanto, Heru, Budidaya Kodok Unggul, Penebar Swadaya, jakarta 1998,126 hal
2) Membudidayakan Katak Hijau di Pekarangan, Sinar Tani, 23 Juni 1993
3) Budidaya Kodok Lembu, Dinas Perikanan Propinsi DT I Jawa Barat,1990
4) Pengganggu Kodok Lembu, Tumbuh, Oktober 1992.
5) Triwibowo,R,drh, Teknik Pemijahan Ternak Kodok, Trubus, 10 oktober 1993.
6) Budidaya Kodok Unggul, Trubus, Oktober 1989.
7) Limbah Kodok Alternatif Tepung Ikan, Surabaya Post, 6 Juli 1993.
8) Tepung Kodok Pakan Ternak Berprotein Tinggi, Agrobis, 8 Nopember 1993
12. KONTAK HUBUNGAN

1) Proyek Pengembangan Ekonomi Masyarakat Pedesaan – BAPPENAS
Jl.Sunda Kelapa No. 7 Jakarta, Tel. 021 390 9829 , Fax. 021 390 9829
2) Kantor Menteri Negara Riset dan Teknologi, Deputi Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Iptek,
Gedung II BPPT Lantai 6, Jl. M.H.Thamrin No. 8, Jakarta 10340, Indonesia,
Tel. +62 21 316 9166~69, Fax. +62 21 310 1952, Situs Web: http://www.ristek.go.id
Sumber :
Proyek Pengembangan Ekonomi Masyarakat Pedesaan, Bappenas
About these ads

Posted on Juni 11, 2008, in Ternak and tagged , . Bookmark the permalink. 97 Komentar.

  1. menarik sekali ,dimana saya bisa mendapatkan penyuluhan dan bibit ?

  2. saya berada di Batam, ingin sekali membudidayakan kodok. langkah2 seperti apakah yang pertama harus saya lakukan dan dimanakah pengambilan bibit terdekat? trimakasih

  3. saya tertarik sekali dengan berternak kodok, untuk itu saya perlu tau dimana saya dapat mendapatkan bibit kodok jenis bullfrog sementara ini saya berada di magelang, terima kasih

  4. kalau dijakarta, dimananya alamat penampung kodok sawah ya, aku ingin mempelajari nya lansung, siapa tau bisa jadi bisnis

  5. Saya berada di Surabaya. Mohon info mendapatkan bibit kodok lembu di surabaya. Terima kasih..

  6. Di sekitar rumah saya banyak sekali kodok berkeliaran (perumahan yang belum padat). Bentuknya : seperti kodok biasa, warna seperti tanah lempung, abu-hitam-coklat. Katanya, kodok itu tidak bisa dimanfaatkan karena beracun. Mohon info, tks.

  7. minta info lebih detail donk tentang gimana mendapatkan bibit bullfrog, regard… Icy Thelonius

  8. sy di surabaya sy tertarik untuk ternak tersebut tapi untuk mendapakan bibit di wilayah surabaya dimana ya

  9. Mohön info peternak bullfrog terdekat wilayah klaten,sukoharjo.Saya ada di sukoharjo pengen sekali belajar ternak kodok

  10. mohon diberitahukan mengenai pasar luar negeri terhadap budidaya kodok bullfrog..apakah masih ada peluang untuk itu? dan apakah bisa kita menjadi mitra bisnis dalam budidaya tersebut mengingat kita masih fasih dalam budidaya ini juga pemasarannya? Karena saya mempunyai bisnis di export import jadi saya berusaha dulu apakah masih terbuka luas terhadap pasar di luar negeri
    terima kasih, Widityo Hutomo, Jakarta/Email Heinzcruiser@yahoo.com/02132676009

  11. mohn informasinya dmn sy bisa mendapatkan bibit kodok

  12. mhon informasinya dmn y saya bisa mendapatkan bibit kodoknya

  13. mohon petunjuk gmn saya bisa dapatkan bibit kodok ya? dan apa kodok sawah kl kita tangkap trs apa bisa kita ternakkan?

  14. di daerah jabotabek… dimana saya bisa mendapatkan bibit kodok.
    ahendro80@yahoo.com (081808653112)

  15. menarik sekali budidaya kodok,…di sekitar bogor/puncak dimana saya bisa mendapatkan bibit kodok, (0817778999)

  16. cari bibit kodoknya dimana??????? apa dari telor apa ud kecibong

  17. toloh beri penjelasaan yang rinci mengenai kodok lembu
    terimakasi……

  18. Saya berdomisili di Bali, dimana saya bisa mendapatkan penyuluhan dan bibit bullfrog? Dan di negara mana saja yang menjadi peluang pasar untuk daging bullfrog ini. Thank’s

  19. Saya petani berada di palembang,di mana saya harus mencari bibit dan pangsa pasarnya , terima kasih atas imformasinya

  20. Dimana bisa dapatkan bibitnya ? thx

  21. saya tertarik untuk budidaya,bagaimana saya bisa lihat langsung cara budidaya dan mendapat bibitnya,harap kirim kontak pembudidaya2 yang ada di Jateng ke email saya,thanx

  22. saya sangat tertarik,bagaimana kami bisa mendapatkan bibit bull frog dan
    bagaimana market . tlg dong email kesaya. atas kesediaanya thank’s

  23. Saya Ingin tanya,saya mau beternak kodok hijau di akuarium,mengingat saya tdk punya cukup lahan dalam pembuatan kolam,

  24. dimana sy bs membeli indukan bullfrog ?
    tolong diberitahu alamat dan no tlp / hp yg bs dihubungi
    tolong infonya thanks !!!

  25. pengenttt baaangetttt budidaya kodoxxxx

  26. menarik sekali..dimana saya bisa dapatkan bibit bullfrog didaerah depok jawa barat?..berapa harga perekornya?..thanks.

  27. sebenarnya saya sangat tertarik dengan usaha ternak kodok dari dulu semenjak saya melihat sebuah berita tentang seseorang di bali yang beternak kodok dengan sederhana tetapi kewalahan dalam memenuhi permintaan pasar….

    Saya sangat susah dalam mencari mitra usaha… karena susahnya meyakinkan mereka dalam usaha ternak kodok ini.
    Banyak yang lebih ingin beternak Ikan daripada Kodok.
    Jadi tolong beritahu saya dimana saya bisa membeli bibit kodok, dan apa saja kodok yang dapat bertahan dari segala cuaca dan musim, serta dapat dipanen dengan cepat…
    Saya dari Purwokerto Tolong hubungi email saya di rivan_neeh@yahoo.co.id
    Terima kasih….

  28. saya tertarik sekali dengan budi daya kodok, saya tinggla di Bandung apakah ada tempat budi daya terdekat atau di bandung mohon info.

  29. pemasarannya gmana yah???

  30. mohon informasinya kalo harga bibit berapa dan pengiriman ke manado. terima kasih.
    catatan: serius

  31. Saya dari daerah Bangkabelitung
    saya tertarik untuk membudidayakan bullfrog di daerah saya
    mohon informasinya untuk mendapatkan bibit bullfrog bagaimana
    terimakasih.

  32. mohon informasi untuk mencari indukan bullfrog didaerah surabaya karena saya tinggal di Surabaya

  33. menarik sekali saya sangan antusias untuk bisnis ternak kodok.
    dimana saya bisa mendapatkan penyuluhan dan bibit ?

  34. menarik sekali saya sangan antusias untuk bisnis ternak kodok.
    dimana saya bisa mendapatkan penyuluhan dan bibit ?
    saya berada di : Jl. Keputran Panjunan II / No. 34-B, surabaya.
    HP. 085230005120
    FLEXI : (031) 77593588

    SAYA TUNGGU INFORMASINYA………. !!!!!!!
    SAYA NGAT ANTUSIA SEKALI DENGAN BISNIS TERSEBUT

  35. lam kenal,sy tertarik sekali dg uraian tentang bisnis kodok,,
    sy tinggal di daerah yg kebetulan byk sekali kodok swahnya tapi belum ad yg garap, bagi temen2 ada yg tahu tempat penjualan kodok sawah atau exportir kodok sawah tolong bantu sy..
    contac person:
    hp: 081355708 567
    email: crab_ugi@yahoo.com

  36. saya tertarik ternak kodok, t4 di palembang. bagaimana mendapat bibit kodok ? no. hp 0813 67226195

  37. salam kenal

    Halo nama saya Beny

    Saya tertarik dengan budidaya kodok, mohon dapat diinformasikan ke saya di mana saya bisa mendapatkan bibit kodok (nama,alamat/lokasi, no telp yang bisa dihubungi) dan pusat penyuluhan mengenai budidaya kodok ini

    Hp. 081210288001 (Simpati)
    0542 – 7269648 (Flexy)
    email : hocus_b@yahoo.com / beny_nofriandy@pacific-fiber.com

    Terima Kasih

  38. salam knal..sy sangat tertarik dengan budidaya kodok..terutama kodok jenis bullfrog..
    sy tnggl d kendal-jawatengah..dmn sy bs mndapatkan bi2tny..mohon bantuanny..sy tnggu blsnny..thxz..

  39. misalkan saya menangkap jenis kodok sawah kemudian saya ternak kira-kira dengan ukuran variable, bisa diternak apa nggak ya?…… Mohon penjelasan

  40. dimana saya dapat bibit kodok…
    dan dimana saya memasarkan..

  41. saya di surabaya dmna beli bibit nya dan cara pemasaran nya.. makasih

  42. saya berada di palembang…
    kira2 dimana sya bs mendapatkan bibitny dan
    dimana pemasarnny?
    dan saya ingin tau butuh wkt brp lm utk
    panen?
    mohon infonya, trims…

    email:thata_0107@hotmail.com

  43. Saya tertarik untuk membudidayakan kodok lembu. tapi gimana ya caranya untuk seorang pemula… dan klo mencari idukan gimana ciri2 indukan yang unggul….??

  44. saya berdomisili diBalikpapan,Kaltim.
    saya tertarik dgn bisnis ternak kodok tersebut.
    tapi saya tidak tahu dimana & bagaimana cara saya mendapatkan bibitnya yg terdekat. Mohon bantuannya.. Terima Kasih.

  45. saya berdomisili di kab rembang,di mana penyedia bibit terdekat? terima kasih.

  46. saya tinggal di Jakarta, dimana saya bisa belajar dan membeli anakan katak bullfrog.

    terimakasih

  47. wow…kyaknya asik tuh! boleh dong tlong ksih tau dmn n gmn cara dapetin bibitnya? seblumnya terima kasih…sya tnggu (please!!)

  48. hmm… saya mw bisnis kodok tp saya masih membudidayakan lele saya bingung dmn saya jual lele saya ini?
    saya di bali!!!

  49. Mohon informasi dimana saya bisa beli bibit bullfrog? Menghubungi nomer HP 08123403899 Terima kasih

  50. plase…minta alamat tmpt penjualan bibit kodok bullfrog donk,n paletnysaya d bkasi,a juga,

  51. Dear Temen2.

    Bagi anda yang tertarik utk jd peternak kodok saya punya solusi utk pembuatan kandang kodok yg lebih efisien dan tidak harus menggunakan material kolam dari semen ato batako…ini bagi pembesaran kodok untuk konsumsi…selama ini saya sudah menggeluti budidaya hampir 3th…

    jika anda tertarik hub saya di email widymm@yahoo.com

  52. Bapak bapak saya menjual Indukan Kodok Lembu seharga Rp.650.000,- sepasang dan anakan kodok +3cm (bentuk kodok sempurna) Rp.2.000,- seekor.
    Harga belum termasuk ongkos kirim.
    Untuk pembelian anakan kodok indent karena banyaknya permintaan. terima kasih

  53. domisili saya di ambarawa semarang. dimana penyedia bibit terdekat?

  54. saya sangat minat dengan bisnis ini saaya berada di semarang bagai mana saya dapat bibit ini dan bagai mana cara penjualanya? atas perhatian saya ucapkan banyk banyak terima kasih

  55. Saya mau jualan kodok(rumah makan) di daerah Bandung, Kopo tepatnya. Ada yang bisa supply dgn kodok dgn ukuran yang cukup besar, dan kontinu? Mohon hubungi email saya di edwardted@bdg.centrin.net.I’d dengan meninggalkan nama, nomor telepon dan alamat jika ada. Terima kasih.

  56. saya tertarik sekali dengan berternak kodok, untuk itu saya perlu tau dimana saya dapat mendapatkan bibit kodok, di daerah jkt, mohon di beri tau ya di no 087886003663 mohon bantuan nya ya… thx…!!

  57. di jkt di mana ya blz kasih tau dunk…??? 087886003663

  58. saya tinggal dimanado dimanakah saya bisa mendapatkan tempat pelatihan dan bibit Bullfrog….klo dimanado tidak ada jakarta boleh juga…

  59. pemasaran bos….pmasaran

  60. sya sgant tertarik skali tntang budidaya kodok d mn sy bs mndpatkan indukan en bibity en tmpat pmsarany tlg hbungin sya no 08568061481

  61. Tolong kirimkan alamat untuk mendapatkan bibit kodok untuk wilayah sumatera karena saya tinggal di provinsi riau. thaks ya.

  62. Saya ada kodok lembu siap panen, saya posisi di Bali, ada yg mau beli ? silahkan hub cbudiharsa@yahoo.com

  63. saya dari daerah purwokerto jateng,apakah daerah saya memungkinkan untuk membudidayakan kodok dan bagai mana saya mendapatkan bibit yg terdekat.

  64. sy sangat tertarik…..
    dimna sy bisa mendapatkan bibit kodok?

  65. Saya tinggal di Kab. Pati Jawa Tengah. rumah saya di dekat areal persawahan dan di depan saya aliran jeratun seluna, sehingga saya angat tertarik sekali tentang budidaya kodok tersebut. saya ingin ikut pelatihannya kira-kira pelatihan yang terdekat dengan tempat saya dimana dan kapan diadakanya ? Terimakasih

  66. Saya menjual kodok konsumsi, cebong, percil posisi saya di surabaya, bila berkenang email aja ke: desi_andr@yahoo.co.id

  67. saya mmbutuhkan bibit kodok bulldog/asal yg dr padang.

  68. dimanakah bisa membeli induk kodok lembuuu…..

  69. 085 291600777.bila ada yang punya /tahu tolong di kasih tau

  70. saya tinggal di denpasar bali….
    kalo dibali sya mencari informasi tentang ternak kodok dimana..
    saya minta petunjuk untuk beternak kodok…thx…

  71. sya suhendi di subang,pngn tanya mas di daerah sya bnyak katak sawah, dan lum ada yg ternak nah kebetulan sya mau ternak, yg jadi persoalanya apakah katak sawah masih laku di pasaran dan ke mana pemasaranya klo udah waktu panen.tolong balas ya, penting

  72. berapa harga bibit kodok yg msh percil saya pingin coba ……………..saya tinggal di jember….

  73. saya tertarik dengan budi daya kodok…kalau dibali dimana saya mencari info budi dayanya

  74. apakah dibali sudah ad yg membudidayakan

  75. kira kira apa bisa untung soalya di daera kami bayak lo kodok

  76. Kalau dibanjarmasin dimana saya bisa mendapatkan informasi yg lebih jelas ?

  77. nyari bibit kodok daerah bandung 085722365534

  78. saya tertarik sekali dengan berternak kodok, untuk itu saya perlu tau dimana saya dapat mendapatkan bibit kodok jenis bullfrog sementara ini saya berada bojonegoro jatim

  79. sangat menyenangkan membaca ulasan ulasan tersebut , saya ingin mendapatkan informasi yang pasti kebutuhan nasional dan permintaan dari luar negri berapa ton ! harga per kg ! utk daerah dki dimana ada peternak bullforg. Terima kasih..ditunggu balasannya….

  80. dwi wahyuni yulianty

    saya ppl perikanan kab. kebumen. saya tertarik dan ingin usaha budidaya kodok lembu untuk pokdakan binaan saya. dimanakah mendapatkan bibit kodok lembu di wil.Jateng???dan info pemasarannya juga, terima kasih. salam……

  81. kalau budidaya katak lembu…. susah pemasarannya, belum tentu hasilnya/ panennya gampang di jual……

  82. saya punya bullfrog dari percil [anakan] sampai yang siap konsumsi per kilo isi 3 sampai 6 ekor………… Berminat…. please contact ke 085868562823

  83. di daerah jawa tengah ,dimana ya yang jualkodok lembu…tolong info nya..

  84. Saya tinggal di daerah tangerang,saya sangat tertarik dengan budidaya katak bullfrog,bagaimana cara pembudidaaannya dan bagaimana cara penjualannya khususnya untuk Export,,,,,mohon bantuanya karena saya ingin sekali untuk berwira usaha yang mandiri,,,terimakasih http://www.zainal.abdi@hotmail.com

  85. saya mempuyai kodok bullfrog
    tapi cara pembudidayaanya blum sempurna
    saya bisa belajar dimana ya
    makasih

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: