Flora dan Fauna

Pembuatan Pakan Ikan Alternatif dari Bahan Cacing Tanah (Lubricus Rubellus)

Posted by: Flora_Fauna on: Juni 10, 2008

LATAR BELAKANG

Cacing tanah merupakan hewan yang berpotensi menjadi bahan makanan.sumber protein tinggi. Budidaya cacing tanah relatif mudah, efisien dan murah, dimana untuk membudidayakan cacing ini hanya dibutuhkan suatu media berupa kompos (dalam kehidupan sehari-hari digunakan untuk menguraikan sampah organik).

Sisa dan media ini selanjutnya dapat dimanfaatkan untuk pupuk tanaman, karena penguraian sampah organik oleh cacing tanah banyak menghasilkan unsur hara yang sangat dibutuhkan bagi pertumbuhan tanaman. Bekaitan dengan potensi cacing tanah sebagai bahan makanan sumber protein tinggi, pemanfaatannya sangat beragam seperti:

  • a. Untuk bahan campuran kosmetika.
  • b. Sebagai makanan suplemen kesehatan.
  • c. Bahan obat-obatan terutamayang menyangkut dengan anti biotik.
  • d. Sebagai pakan ternak.

Komposisi nutrisi Lumbricus rubelius adalah sebagai berikut:

  • Protein Kasar : 60 – 72%
  • Lemak : 7 – 10%
  • Abu : 8 – 10%
  • Energi :900 – 4100 kalori/gram.

Dengan memperhatikan komposisi nutrisinya, maka di dunia perikanan,cacing tanah ini berpotensi untuk dijadikan sebagai bahan ransum makanan ikan.

Seperti diketahui bahwa untuk pertumbuhan ikan, sangat ditentukan oleh kandungan protein dalam makanannya. Mengingat kandungan protein cacing yang cukup tinggi (lebih tinggi dari ikan dan daging) serta komposisi asam amino esensial yang lengkap sehingga, dapat diperkirakan bila cacing tanah ini dapat dimakan oleh ikan akan diapat memacu pertumbuhan dan menghasilkan ikan yang sehat serta tahan terhadap serangan penyakit.

ALAT, BAHAN, DAN METODE

Peralatan yang digunakan adalah:

  • Alat Penggiling Tepung
  • Alat Penggiling Daging
  • Baskom

Untuk membuat tepung cacing, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

Bahan:

  • a. Tepung Cacing : 41%
  • b. Telur ayam : 20%
  • c. Terigu : 14%
  • d. Dedak : 18 %
  • e. Kanji :1%
  • 1. Cacing segar dipisahkan dari medianya.
  • 2. Cacing segar ini di cuci/bilas dengan air berslh, lalu ditimbang.
  • 3. Cacing segar dijemur oleh panas matahari di atas seng dalam 24 jam (suhu udara 32 – 35 derajat celcius).
  • 4. Cacing yang sudah kering kemdian dibuat menjadi tepung dengan menggunakan penggiling tepung.
  • 5. Tepung cacing ditimbang dan siap untuk digunakan.

Untuk menjadikan pelet, bahan-bahan yang dipersiapkan adalah kuning telur ayam yang telah direbus, tepung kanji, terigu, dedak, tepung cacing, masing-masing ditimbang sesuai dengan analisis bahan. Langkah-langkah pembuatannya sebagai berikut :

  • Semua bahan dicampur dan diaduk menjadi satu.
  • Tambahkan air hangat secukupnya hingga adonan menjadi cukup kenyal. Penggunaan air harap diperhatikan seminim mungkin penggunaannya.
  • Setelah adonan terbentuk selanjutnya dicetak dengan mesin penggiling daging sehingga menghasilkan pelet basah yang panjangnya seperti mie.
  • Pelet basah tersebut dipotong per 0,5 cm membentuk butiran-butiran.
  • Setelah itu pelet dijemur di panas matahari seharian.
  • Kemudian pelet ditimbang dan siap digunakan

Untuk memperoleh pelet dengan kandungan protein 35%, maka susunan ransumnya adalah:


% Berat

Tepung Cacing

47

Telur Ayam

20

Terigu

14

Dedak

18

Kanji

1

(RAD)

Untuk lebih jelas dapat dilihat di : Pembuatan Pakan Ikan Alternatif

Sumber:

Dinas Perikanan Propinsi DKI Jakarta, Brosur Informasi Proyek Peningkatan Diversifikasi Usaha Perikanan

http://www.radmanblog.cn

26 Tanggapan ke "Pembuatan Pakan Ikan Alternatif dari Bahan Cacing Tanah (Lubricus Rubellus)"

Bos, bisa ga klo bikin pakan ikannya ga pake kuning telur?? Mohon pencerahannya.

bisa aja tanpa kuning telur, tp darah juga boleh, malahan lebih tinggi proteinnya lho >80%.

Benul eh betul tuch bos, yg namanya petani, mereka aja jarang makan pake telur, mosok mau mereka ngasih makan ikannya pake telur.. Maksudnya sich, apa ada bahan lain untuk pengganti telur yg lebih murah, klo bisa sich yg gratisan gitu lho.

Yah, tentu jgn diberikan telur utuh (baik), tp telur yg sdh afkir paling harga per butirnya rp 150-250/ butir.

Sebenernya kuning telur tuh buat campuran jadi padat, jadi gampang nyetaknya. Mungkin bisa pake tapioka kali ya….. belum nyoba juga sih.

eh,formula/proses supaya pakan ikan bs terapung apa si?tlng dibantu y…thanks

Thanks atas infonya, mau bangun kolam lele tapi bingung cari pakan alternatifnya… once again… thanks

Anda dapt hub kami UD PISCES AGRI SARANA, sy ada bhn baku, bkl kelapa, tp ikan, bkl klpa sawit, ddk,dll. Bila perlu sy dapat formulasikan, brapa protein yg anda inginkan & harga per kg ? 081342003244

saya buat pelet ikan sendiri tapi masih tenggelam, jadi ikan yang dikasih makan tidak terlihat di makan atau tidak. tolong dong kasih tahu formula pelet ikan agar bisa terapung … thanks

Kalo pakan ikan alternatif ini dijadiin usaha..kira2 berhasil nggak?
trus, modalnya berapa?thx..

ada alternatif lain nggak supaya cacing gak jijik ….?

pakan ikan tanpa cacing ???????? bisa gak ??????
ganti Cacing ada gak ????

Cacing adl sbgai substitusi saja krn miliki +/- 60% protein, diikan jg dpt gunakan bk kedele, sawit, pollar, bkl kelapa,atau tp darah skalian prot >80% dll

bos!!!
selain cacing yg lebih gampang dicari bahan penggantinye apa ye????

Dpt gunakan telur, tp darah, bkl sawit, bkl klpa, tp bekicot, dll/info 08134003244

pak saya mau tanyan pakan arternatif selain menggunakan cacing sebagai bahan dasar

Yah, tp ikan, tp daging bekicot, tp darah, tp daun ubi, tp daging ayam, tp cacing dll// info 081342003244, 0511 7709246

gimana caranya buat pelet ikan agar bisa ngapung,tolong saya diinfokan, karena selama ini belum pernah berhasil buat pelet ikan yang bisa ngapung, Trim’s banget sebelumnya

iya nich, untuk buat pakan ikan ngapung ditambahi apa ya???
tolong donk kirim resepnya ke alamat emailq,
please………….

Harus punya mesin strouler, harga mahal. Yg mudah, pakan digoreng+tp tapioka …

ada g ya pengaruh matahari langsung terhadap pertumbuhan ikan yang di pelihara dalam kolam…..??????

kalo misal pake cacing pa bahannya bisa sedia selalu (mudah didapat)?setau saya kalo cacing lur pembudidayanya belum banyak loh???

kalo masalah pakan ngapung, mungkin jemurnya kurang kering/kurang lama…

cocoknya untuk ikan jenis apa pak ? kalo di keramba jaring apung bisa ?

referensinya dapat dari mana mas…?

saya pernah ke daerah banjarnegara, di sana ada petani ikan yang membuat pellet sendiri, jadi tau dari interview ke pembuatnya…

Tinggalkan Balasan